Permainan TANGRAM

Tangram (Bahasa Mandarin : 七巧板 (qī qiǎo bǎn), secara harafiah berarti "tujuh papan keterampilan") adalah suatu puzzle yang terdiri dari tujuh keping bangun datar (disebut ‘tans’) :

  • Dua segitiga siku-siku sama kaki (besar)
  • Dua segitiga siku-siku sama kaki (kecil)
  • Satu segitiga siku-siku sama kaki (sedang)
  • Satu bujursangkar (kecil), dan
  • Satu jajaran genjang

Tujuan dari permainan Tangram adalah untuk menyusun ketujuh kepingan itu (tanpa tumpang tindih) menjadi suatu bentuk - entahkah itu bentuk yang hanya ada dalam imajinasi kita, menyerupai binatang, orang, barang tertentu atau apa saja yang dapat kita pikirkan. Ada empat macam permainan Tangram yang kami tawarkan (lihat Foto Album “PUZZLE & BLOCK TOYS”), dengan harga beragam, mulai Rp27.000 hingga Rp103.000. Tiga di antaranya dilengkapi dengan buku panduan berisi gambar-gambar menarik untuk membimbing dan merangsang imajinasi buah hati kita menyusun kepingan Tangram.

Permainan ini diciptakan di China tanpa diketahui kapan tepatnya, dan kemudian dibawa ke Eropa oleh kapal-kapal dagang pada permulaan abad ke-19. Pada masa itu Tangram sangat populer, demikian juga setelah Perang Dunia ke-1. Tangram adalah salah satu jenis puzzle yang paling populer di dunia.

Menurut teori, mereka yang menggunakan otak kiri, cenderung berfokus pada pemikiran logis, analisa dan ketepatan. Sedangkan otak kanan, cenderung berfokus pada keindahan, perasaan dan kreativitas. Tangram dapat memacu pengalaman estetika dan mental sekaligus dengan lebih lengkap. Mereka yang berpikir secara visual-spatial (otak kanan) akan mendapati bahwa permainan Tangram melatih kemampuan berpikir mereka secara logis. Sedangkan mereka yang berpikir secara analitis (otak kiri) akan mendapati bahwa permainan Tangram mengasah kemampuan mereka bekerja dengan bentuk, warna dan imajinasi.

Tangram memberikan kesempatan pada pemain (segala usia, baik anak-anak hingga orang dewasa) untuk menggunakan permainan ini sebagai alat peraga guna membentuk pengertian akan ide-ide geometri, juga mengembangkan kemampuan spasial. Mereka dapat menggerakkan kepingan-kepingan Tangram untuk menyadari relasi bentuk geometri tiap keping, dan juga mempelajari mengenai pembalikan, pemindahan dan perputaran (refleksi, rotasi dan pemindahan posisi). Hal ini memberikan gambaran nyata bagi mereka yang orientasi belajarnya adalah melalui penglihatan (visual).

Dengan memindahkan-mindahkan ketujuh kepingan yang ada, kita dapat menciptakan berbagai bentuk yang sangat banyak. Ini adalah awal mula / dasar untuk mengerti akan luas (area) dan garis keliling. Kongruensi, persamaan dan simetri juga dapat dipelajari menggunakan Tangram. Kita bahkan juga dapat menggunakan Tangram untuk menghitung luas tanpa menggunakan rumus (lihat http://mathforum.org/trscavo/tangrams/area.html).

Para ahli berpendapat bahwa Tangram bermanfaat bagi anak-anak dalam berbagai hal, di antaranya (Bohning and Althouse 1997; Krieger 1991; National Council of Teacher’s Mathematics 2003) :

-      Mengembangkan rasa suka terhadap geometri

-      Mampu membedakan berbagai bentuk

-      Mengembangkan perasaan intuitif terhadap bentuk-bentuk dan relasi-relasi geometri

-      Mengembangkan kemampuan rotasi spasial

-      Mengembangkan kemampuan pemakaian kata-kata yang tepat untuk memanipulasi bentuk             

        (misalnya ‘ membalik’, ‘memutar’, ‘menggeser’)

-      Mempelajari apa artinya ‘kongruen’ (bentuk yang sama dan sebangun)

Selain itu, Tangram dapat juga menjadi pengalaman multi-kultural bagi para pelajar. Ada beberapa kegiatan seni bahasa yang berpusat seputar Tangram, sehingga di sini terjadi hubungan inter-disipliner bidang ilmu.

 (Sumber : berbagai bacaan di internet)

 

Additional information